Sejarah Perkembangan Vans di Dunia

Sejarah Vans

Sejarah Vans – Pada tanggal 16 Maret 1966, tepatnya di Jl. 704E Broadway, Anaheim, California, Paul Van Doren dan ketiga sahabatnya membuka toko pertama mereka yang nantinya akan dikenal dengan Vans.

Saat itu namanya belum Vans, tetapi Van Doren Rubber Company, dan toko ini terbilang cukup unik karena langsung memproduksi sepatu saat ada yang datang ke toko mereka. Hampir mirip dengan toko roti dadakan dan langsung menjualnya pada konsumen. Para konsumen pun dapat melihat proses pembuatannya kala itu.

Di hari pertamanya buka 12 pelanggan membeli sepatu yang dibuat pada hari itu juga dan siap diambil pada sore hari. Series pertama mereka adalah The Vans #44 Deck Shoes, atau yang kita kenal sekarang sebagai Authentic.

Sejarah Vans Tahun 1970-an

Sejarah Vans
sneakerfiles.com

Pada awal tahun 1970-an Tony Alva dan Stacy Peralta merancang sepatu vans yang kita kenal dengan Vans Era dengan bagian kerah yang empuk dan kombinasi warna yang berbeda-beda. Pada Vans Era ini juga memiliki label suede pada bagian tumirnya “Off The Wall” mulai dari hari pula menjadi nama skateboarding shoes line dari Vans.

Akhir era 70-an anak Paul Steve, melihat teman-temannya menggunakan sepatu yang dicoret-coret seperti motif papan catur. Hal ini pun diceritakan kembali kepada ayahnya kemudian dengan imajinasi dan sedikit modifikasi makan #44 shoe atau Slip-on Checkerboard tercipta, dengan motif kotak-kotak.

Tak lama kemudian Universal Studios Holywood juga meminta pasokan sepatu untuk pembuatan film kepada Paul. Nah, sepatu Vans Checkerboard inilah yang akhirnya merepa pasok ke studio tersebut dalam jumlah yang cukup besar.

Sejarah Vans
Pinterest.com

Mereka juga sangat senang dengan sepatu tersebut hingga akhirnya sepatu ini juga dimasukkan ke dalam sampul kaset film mereka. Judul pada filmnya adalah “Fast Times at Ridgemont High”.

Di dalam film ini terdapat adegan diman salah satu karakter film memukul menggunakan sepatu vans. Ini juga membuat nama Vans semakin dikenal dan mendapat banjiran order baik dari California hingga seluruh Amerika.

Sejarah Vans Tahun 1980-an

Sejarah Vans
hypebeast.com

Di awal era 80-an James Van Doren, adik dari Paul Van doren yang waktu itu menjadi sebagai presiden perusahaan, mencoba untuk mengembangkan sayapnya ke sepatu sport, hal ini untuk menyaingi perusahaan sepatu yang sudah lama berkecimpung di sepatu olahraga seperti Reebok, Nike, Adidas, dan Puma.

Mereka juga menghabiskan hampir semua keuntungan dari penjualan Vans Checkerboard untuk membuat sepatu olahraga yang dipastikan material yang dibutuhkan tentunya lebih mahal daripada sepatu yang biasa mereka buat.

Dalam proses pembuatannya mereka banyak sekali memproduksi sepatu olahraga diantaranya adalah sepatu lari, sepatu basket, sepatu bolah dan banyak lagi. Hasilnya tidak sesuai dengan harapan, Vans tidak mampu bersaing, perusahaan sepatu olahraga tersebut.

Vans pun mendapat kerugian dari hal tersebut dan memiliki hutang sebesar $11-$12 juta yang akhirnya mereka tidak dapat membayar hutang tersebut hingga pertinggi perusahaan tersebut masuk ke pengadilan.

James Van Doren pun akhirnya dikeluarkan dari Vans, akibat dari kesalahannya sendiri. Sehingga membuat paul yang menjadi pemilik tunggal dari perusahaan tersebut. Sebagai gantinya, Paul berusaha sangat keras untuk memikirkan bagaimana cara agar hutang tersebut dapat lunas.

Baik itu dari mengganti bahan material sepatunya, hingga membeli material hanya dari perusahaan tempat mereka mengutang. Hal ini dilakukan oleh Paul agar keuntungan dari penjualan sepatu Vans dapat menutupi hutang tersebut.

Setelah tiga tahun berselang akhirnya Paul mampu melunasi semua hutangnya. Tetapi ada masalah baru yang dihadapi oleh Vans yaitu ada satu pruasahaan muncul dan mengadakan promosi besar-besar terhadap sepatu mereka.

Perusahaan sepatu itu bernama Vision Streetwear. Vans pun tidak mampu berbuat apa-apa dan akhirnya terpuruk, dan hampir bangkrut.

Hingga suatu waktu, Paul dan Anaknya Steve bermain tenis, dan saat itu pula ia menanyakan kepada anaknya bagaimana jika perusahaan ini dijual saja. Steve pun menyetujui kehendak ayahnya. Dan akhirnya Vans dibeli oleh perusahaan McConval-Deluit Corp.

Sejarah Vans Tahun 1990-an

Sejarah Vans
syracuse.com

Akibat dari kucuran dana tersebut Vans mulai mempeluar dan meningkatkan eksistensinya di seluruh dunia. Hingga akhirnya di tahun 1994 Vans mulai menufaktur sepati di luar negeri, hal ini memungkinkan untuk pengembagnan gaya sepatu baru dan expansi besar-besar dilakukan.

Hingga akhirnya vans mulai merajai Action Sport Industri di dunia dengan mensponsori Inaugural Triple Crown of Skateboarding dengan Event Skateboarding, BMX, Surfing, Wakeboarding, Snowboarding, Motorcross, dan Super Cross.

Sejarah Vans Tahun 2000 hingga Sekarang

Sejarah Vans
Youtube.com

Hasilnya pun di tahun 2000 Vans diakui oleh Forbes dan kemudian di tahun 2001 mendapatkan penghargaaan “America’s Best Small Companies”.

Di tahun 2001 juga Vans ikut membiayai produksi Film Dogtown and Z-Boys, nama Stacy Peralta juga terlibat dalam film itu. Hebatnya lagi Film ini mendapat penghargaan Audience Award dan The Best Director Award dalam ajang Sundance Film Festival.

Di tahun yang sama juga Vans juga membuat event the Vans Warped Tour, acara ini merupakan acara musik yang menampilkan musisi-musisi ternama seperti Bring Me The Horizon, Black Veil Brides, Blessthefall dan masih banyak lagi. Vans Warped Tour juga menarik perhatian lebih dari 680.000 penggemar Punk di tahun 2005, dan menempatkannya sebagai running konser series terpanjang di Amerika. Bahkan di tahun 2009 lalu Superman Is Dead juga pernah manggung di acara ini.

Seiring perkembangan teknologi dan Internet Vans juga membuat sistem di tahun 2004 untuk pembelian custom di Websitenya, hal ini memungkinkan untuk para pembeli dapat merancang sendiri classic slip-on mereka dengan ratusan warna dan pola yang dapat mereka pilih sendiri.

Hingga saat ini vans tidak saja terkenal di Amerika tetapi dikenal seluruh dunia. Banyak juga para artis dan atelet yang secara tidak langsung mempromosikan Vans. Vans juga melakukan inovasi-inovasi dalam produknya dan tidak jarang Vans melakukan kolaborasi dengan brand-brand ternama yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *